Anoreksia! Penyakit Yang Menghantui Diri - Ketahui Penyebabnya



Anoreksia adalah satu dari beberapa gangguan yang mengintai keadaan psikis seseorang. Ini bukanlah suatu penyakit menular yang berbahaya, tetapi gangguan ini bisa mengintai siapa saja akibat kegagalan cara pandang seseorang terhadap tubuh. Sejatinya Anoreksia masuk dalam hal ketakutan yang berlebihan terhadap berat badan. Dan seseorang yang menderita anoreksia cenderung akan menghindari makanan dan terlalu ekstrim dalam berolahraga.

Penyebab Anoreksia

Penyebab utama penderita mengalami penyakit anoreksia yaitu berasal dari beberapa kombinasi faktor antara biologis, psikologis, dan sosial. Faktor Psikologis dari lingkungan dan dari dalam diri adalah pemicu kasus anoreksia yang paling sering dijumpai. Pola pikir memiliki tubuh kurus bisa ditimbulkan dari lingkungan masyarakat maupun media.

Faktor sosial yang mempengaruhi penderitanya seperti terpengaruh oleh lingkungan sosial yang mengatakan bila memiliki tubuh kurus bisa membuat orang terlihat cantik dan seksi. Pemikiran tersebut bisa semakin kuat ketika seseorang merasa tidak percaya diri terhadap tubuhnya, ejekan atau tekanan hidup. Selain itu, faktor biologis seperti pengaruh hormon, fungsi otak dan keturunan juga bisa mempengaruhi seseorang mengalami gangguan berat badan.

Akibat Anoreksia

Anoreksia bisa berakibat fatal bila tidak segera diatasi. Penderita gangguan ini akan kehilangan banyak berat badan, menjadi kurus, tulang-tulang di sekujur tubuh akan tampak, lemah, lesu, dan kekuarangan berbagai zat yang dibutuhkan oleh tubuh. Efek lain yang dialami oleh penderita yaitu mengalami perubahan pada beberapa bagian tubuh lainnya seperti kerontokan rambut, tulang dan gigi menjadi keropos, mampu merusak jaringan otak hingga mengurangi masa subur seseorang. Lebih parahnya lagi, penderita yang tak tertangani dengan segera bisa menyebabkan kematian.

Gejala-gejala Anoreksia

Gejala-gejala yang bisa dilihat dari penderita anoreksia yaitu berupa gejala fisik seperti yang sudah disebutkan di atas, gejala psikologis misalnya ketakutan luar biasa terhadap kenaikan bobot tubuh, terlalu terobsesi dengan tubuh yang kurus, memiliki mood yang mudah berubah hingga mengalami perasaan bersalah selepas makan. Gejala lain yang bisa ditimbulkan yakni gejala perilaku seperti obsesif kompulsif, menolak makan, dan olahraga ekstrim yang berlebihan.

Penanganan Pada Penderita Anoreksia

Setelah mengenal 3 gejala utama pada penderita anoreksia, apa saja yang harus dilakukan untuk menolong penderitanya? Ada sebuah studi yang dilakukan di London yang menyatakan bahwa penderita anoreksia dapat disembuhkan dengan terapi sederhana dan tidak memberatkan pasien. Penderita juga bisa dipulihkan kodisi tubuhnya dengan pemberian nutrisi penting bagi tubuhnya.

Berikut cara menangani penderita anoreksia:

Psikoterapi
Pasien anoreksia memerlukan penanganan khusus dalam mengembalikan kepercayaan diri melalui terapi psikologis. Cara ini bisa mengembalikan kestabilan emosi bila ditangani oleh dokter ahli maupun psikiater. Penderitanya memerlukan perawatan dalam beberapa waktu.
Terapi Kognitif
Anoreksia bisa dibilang gangguan mental akibat kebiasaan buruk dan tidak sehat, gangguan ini juga sering dialami oleh remaja dan anak-anak. Agar gangguan dapat segera ditangani, maka memerlukan formulasi dan tahapan-tahapan dalam penyembuhan yang hanya bisa dilakukan oleh dokter ahli. Sementara itu, peran keluarga juga sangat penting dalam mengembalikan mental penderita.
Terapi Biologis
Terapi biologis dilakukan guna meningkatkan kekebalan, berat badan dan nutrisi ke tubuh pasien. Untuk melakukan terapi ini, pasien memerlukan obat-obatan atau ramuan tertentu untuk menyembuhkan.
Menambah berat badan dengan bertahap
Supaya terapi pengobatan penderita dapat berjalan dengan baik, maka pemberian gizi dan nutrisi wajib dilakukan secara bertahap. Langkah menambah berat badan dengan bertahap bisa membantu memulihkan berat badan tanpa menyakiti penderita. Beri makanan bergizi seimbang sedikit demi sedikit secara teratur hingga terapi berhasil.


Itulah penjelasan mengenai penyakit, gejala, penyebab, dan cara penangan penderita anoreksia. Gaya hidup memang bisa mempengaruhi pola pikir dan tingkah laku. Jadi pastikan Anda juga memperhatikan gaya hidup Anda dan keluarga agar terhindar dari anoreksia ini. Semoga informasi di atas bermanfaat ya! 

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »