Kumpulan Kata-Kata Mutiara Cinta Kehidupan Remaja Terbaru dan Terupdate

IDNBANGET-Kata-kata mutiara cinta remaja memang beragam makna, dari sedih menyentuh hati, sampai menjadi kata kata bijak untuk memotivasi. Sebuah kisah atau benang merah dari perjalanan cinta sesorang, akan membuat suatu mahakarya yang luar biasa, yang tak pernah tau mengapa sebuah ungkapan atau kata-kata itu timbul dan terjadi.

Karena pahit senangnya cinta akan membuat sebuah imajinasi muncul pada pikiran seseorang yang sedang merasakan hal tersebut. Maka dari itu saya kumpulkan sebuah kata-kata mutiara yang sengaja atau tidak sengaja saya tulis berdasarkan sebuah pengalaman yang saya alami. sebelumnya saya sudah menulis : 1001 Kata-Kata Bijak Kehidupan, silahkan nanti dibaca!

kata kata mutiara cinta

Kata-Kata Mutiara Cinta Remaja


Rasakan dan dengarkan bahwa langit dan angin membisikan kerinduan didalamnya. Jaga diri disana! Karena ku hanya bisa menyapa dan menjaga dirimu dalam doa.
Apa iya kau pilih aku?
Akupun nggak ngerti bagaimana rasamu yang sebenarmnya, kalo iya aku siap menjaganya, dan kalau tidak, mungkin tuhan lebih mempercayakan oranglain untuk menjaga hatimu daripada aku.
Terbuka apa adanya
Aku cemburu. Tapi tak mau melucu dengan cara menuntutmu untuk terbuka mengenai hal apapun, karena jika kamu memang cinta, tanpa aku minta pun kamu akan terbuka apa adanya.
Hatihati dengan hati
Janganlah kau meletakan hatimu terhadap orang yang salah, dan ketahuilah bahwa orang yang selalu ada untukmu bahkan selalu perhatian terhadapmu, belum tentu dia cinta dan sayang kepadamu.
Tidak semua orang yang lelah bertahan dan memlilih pergi itu tidak tulus dalam mencintai.
Tetapi mungkin diantara mereka memiliki pemikiran bahwa jika mereka terus bertahan dan berjuang,mereka hanya akan membuang waktu dan kehilangan kebahagiaan.
Begitu mudahkah kamu berpindah pindah ke lain hati? Apa kamu tidak tahu seberang pulau ada sesosok daging bernyawa yang sedang berjuang mati-matian hanya untuk menghalalkan kamu seorang.
Kamu tidak perlu terlalu bersih keras menghapusnya dalam kehidupanmu. Takutnya,malah nanti aku makin lekat dalam ingatanmu.biar aku saja yang berjalan mundur.tenang,aku pastikan tak ada sedikitpun jejak kecil kakiku tertinggal.
Tetap fokuslah dengan siapa yang ada untukmu. Bertahanlah dalam keadaan yang sulit ini. Aku percaya kamu pasti mampu melewatinya karena kamu tidak sendiri.
Kau terus menciumi waktu dan hanya waktu, mengundang cinta palsu. kau terlena dengan sukma wanita yang akan terkorbankan,membelai manis kesendiriannya. Hingga kau mengusirku dari taklukku padamu.
Anganku,begitu hangatku kau temukan di tiap-tiap rongga kecil kota ini. Kau bersama kebodohanmu berlutut merindukanku memohon seluruh lambaian tangan perpisahan kemarin hanyalah gemuruh yang kini mereda.
Sayang,kini aku telah mati,kau yang dengan angkuh dulu menguburku. Lupakan kau? Terimakasih kunjungan terakhir malam itu sayang.
Aku melihat kau meringkuk menghela nafas panjang,aku telah mengetahui sejak itu rindumu padaku merejam bersama derita,kerinduan dan kesepian yang menyelinap.
Jika kau ingin tau mengapa sebegitu kerasnya menunggu itu bagiku,sebab ternyata yang kulakukan sekian lama itu adalah menunggu untuk sekedar mengetahui bahwa pada  akhirnya orang yang kutunggu tak pernah sedikitpun menungguku. Sekalipun tidak. Dan pada ujungnya,kubiarkan luapan aliran deras sungai yang mengalir dari hulu mataku kehilir arsy-nya.pada aliran bening yang menyimpan berjuta kekeruhan batin itu,kularungkan abu-abu doa padanya untukmu.
Biarkan cinta dalam doaku’ itu menjadi memori tersendiri dan sudut hatimu menjadi rahasia antara kau dengan sang pemilik hatiku.
Aku hanya bisa terus mendoakan yang terbaik untukmu. Terus lakukan apa yang menurutmu baik,aku yakin saat ini kamu sedang melakukan yang terbaik untuk hidupmu dan masadepanmu.
Walaupun saat ini aku dan kau belum di pertemukan,aku hanya bisa mengatakan”kau adalah kumpulan doa-doa yang paling aku cintai”.

Di penghujung pagi ini. Saat mentari tak menyapa. Kau menjelma sebagai rintik hujan yang gemuruh.membawa rindu di sela-sela awan, aku teringat lagi bagaimana kau masih tersenyum manja kepadaku. Pagi ini gerimis hanya meninggalkan jejak basah pada luka yang tak tau keringnya. Menyisakan kenangan indah yang kini jadi semu. Aku mencintaimu, seperti hujan kepada awan, tak pernah tau kapan dibutuhkan, tak pernah takut dijatuhkan.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »